Pencerahan mengenai MBTI pada ENTJ

analysts_ENTJ_river_tam_firefly

 

Myers-Birggs Type Indicator (MBTI) adalah psikotes yang dirancang untuk mengukur preferensi psikologis seseorang dalam melihat dunia dan membuat keputusan.

dalam jangka waktu beberapa tahun ini  saya terus membicarakan mengenai MBTI pada orang-orang di sekitar saya untuk menganalisis mereka, membuat orang lain menerima kekurangan saya, dan untuk meninggikan diri sendiri.  Karena MBTI adalah sebuah research dengan data yang sangat valid maka orang mau tidak mau akan memercayainya. ‘pencerahan’ ini terus memukau  saya dan orang-orang di sekitar saya sehingga saya  terus mendalami MBTI dengan membaca akun-akun yang membahas MBTI di  line dan instagram, forum diskusi online PersonalityCaffe, dan tentunya berdiskusi langsung pada beberapa teman saya yang memiliki ketertarikan yang sama. Merasa bosan dengan pembicaraan yang begitu-begitu saja, akhirnya saya memutuskan untuk pergi ke psikolog agar mendapatkan sesuatu yang baru.  di sana saya bertanya mengenai MBTI dan psikotes lainnya. Dia mengatakan bahwa dia tidak menyukai MBTI karena  terlalu mengkotak-kotakan sifat seseorang. Ya… setelah saya pikir-pikir itu ada benarnya. Dia pula mengatakan bahwa manusia yang sehat adalah manusia yang tidak pure ekstrover atau introver, pure INFP atau pure ENTJ. Manusia yang sehat adalah manusia yang bisa menyesuaikan sifat dimanapun dia berada dan itu adalah suatu kelebihan yang telah  dikikis  secara perlahan oleh konsep MBTI ini.

Ketika saya mengetahui bahwa diri saya adalah seorang ENTJ, banyak keburukan maupun kebaikan yang menempel pada diri saya. contoh keburukan yang cukup berkesan bagi saya  dalam pembacaan pemaparan mengenai tingkah laku seorang ENTJ adalah ketika dikatakan bahwa ENTJ adalah sosok natural-born leader yang berorintasi pada kesuksesan, kurang berempati, dan dominan. ini adalah label  baru yang melekat pada diri saya, kemudian kata-kata ini sekan terus bergema di dalam pikiran saya

dalam kehidupan nyata, saya jadi sering menerapkan kata sifat  tersbut dan  mengambil posisi-posisi leader yang terkadang sering saya sesali dalam proses pekerjaannya. Selain itu, muncul banyak pertanyaan pada diri saya seperti ” apakah saya benar-benar seorang natural-born leader? namun saya lelah memegang tanggungjawab” “jika memang ini bakat saya, mengapa saya terbeban dalam prosesnya?”  “apakah saya harus benar-benar menggunakan rasio saya dalam keadaan ini?”  kalimat-kalimat semacam itu terus bergulir dalam benak saya paling tidak 1 kali dalam sehari. Oleh karena itu,  saya sering  tidak meyakini apakah keputusan maupun tindakan yang saya perbuat pure dari diri saya atau terpengaruhi oleh sugesti-sugesti  dari konsep entj ini.

Akan tetapi, kebaikan juga muncul dalam hidup saya ketika mendalami MBTI ini. dengan beberapa kata sifat  dan pemaparan-pemaparan masuk akal  lainnya dari MBTI, saya mengetahui banyak sekali potensial yang tersembunyi pada diri saya, mendapat banyak kemudahan dalam menjalani hidup, lebih memahami orang lain sehingga dapat menerima perbedaan sifat dengan orang-orang di sekitar saya, dan tentunya mampu mencapai goals hidup saya.

di sini saya menyadari seberapa besar  kekuatan bahasa dalam memengaruhi seorang manusia. Pengenalan kata ‘dominan’ ‘tak berempati’ ‘sukses-oriented’ yang dituliskan secara berulang-ulang akhirnya terinternalisasi pada diri saya dan akhirnya dapat membentuk saya benar-benar menjadi sesosok ENTJ sesuai dengan gambaran Isabel Briggs Myers.

 

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s